Hampir semua kegiatan usaha perlu memperhatikan penggunaan air dan air limbah.
Hotel menghasilkan air limbah dari kamar, laundry dan dapur.
Restoran menghasilkan air limbah dari aktivitas dapur dan sanitasi.
Industri dapat menghasilkan air limbah dari proses produksi.
Fasilitas kesehatan memiliki karakteristik air limbah tersendiri.
Karena karakteristiknya berbeda, sistem pengelolaan air limbah tidak dapat dibuat dengan satu desain untuk semua usaha.
Apa Itu Air Limbah?
Air limbah adalah air yang telah digunakan dalam suatu kegiatan dan mengalami perubahan karakteristik.
Sumbernya dapat berasal dari:
- domestik;
- proses produksi;
- dapur;
- laundry;
- fasilitas kesehatan;
- pencucian;
- dan kegiatan lainnya.
Mengapa Air Limbah Harus Dikelola?
Air limbah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.
Dampaknya dapat berupa:
- penurunan kualitas badan air;
- bau;
- gangguan estetika;
- gangguan ekosistem;
- serta masalah kesehatan dan kenyamanan.
PP 22/2021 mengatur perlindungan dan pengelolaan mutu air serta pengendalian pencemaran lingkungan.
Tahapan Pengelolaan Air Limbah
1. Identifikasi Sumber
Cari tahu dari mana air limbah berasal.
2. Pisahkan Aliran
Jika diperlukan, air limbah dengan karakteristik berbeda perlu dikelola dengan sistem yang tepat.
3. Hitung Debit
Debit penting untuk menentukan kapasitas sistem pengolahan.
4. Identifikasi Karakteristik
Karakteristik air limbah menentukan teknologi pengolahan yang sesuai.
5. Rancang IPAL
IPAL dirancang berdasarkan:
- debit;
- karakteristik;
- target kualitas;
- kondisi lokasi;
- teknologi;
- operasional;
- dan aspek teknis lainnya.
6. Operasikan IPAL
IPAL membutuhkan pengoperasian dan pemeliharaan.
7. Sampling
Kualitas air limbah perlu dipantau berdasarkan parameter dan frekuensi yang relevan.
8. Evaluasi
Hasil laboratorium dibandingkan dengan baku mutu yang berlaku untuk kegiatan tersebut.
Air Limbah Hotel
Hotel perlu memperhatikan:
- kamar;
- restoran;
- laundry;
- toilet;
- kolam renang;
- dapur;
- area umum.
Air limbah tersebut perlu dikelola agar sistem IPAL mampu menangani beban pencemar.
Kesalahan Pengelolaan Air Limbah
IPAL hanya dibangun tanpa dihitung bebannya
Akibatnya kapasitas bisa tidak sesuai.
IPAL tidak dirawat
IPAL membutuhkan pemeliharaan.
Tidak melakukan sampling
Tanpa data kualitas, sulit mengetahui performa pengolahan.
Parameter tidak lengkap
Parameter harus disesuaikan dengan ketentuan dan jenis kegiatan.
Sampel tidak representatif
Cara pengambilan sampel dapat memengaruhi hasil.
FAQ
Apakah semua usaha wajib memiliki IPAL?
Tidak dapat digeneralisasi. Sistem pengelolaan air limbah harus disesuaikan dengan kegiatan dan ketentuan yang berlaku.
Apakah IPAL yang dibangun sekali bisa digunakan selamanya?
Tidak. Perubahan kapasitas dan karakteristik limbah dapat memerlukan evaluasi.
Mengapa air keluar IPAL masih keruh?
Penyebabnya dapat bermacam-macam: beban berlebih, proses biologis tidak optimal, masalah unit pengolahan, operasi atau faktor lain.
Apakah air limbah harus diuji laboratorium?
Kebutuhan pengujian dan parameter mengikuti ketentuan yang berlaku serta karakter kegiatan.
IPAL bermasalah atau hasil laboratorium tidak sesuai?
PT. LPPL Lombok dapat membantu mengevaluasi sumber air limbah, sistem pengolahan, sampling dan kebutuhan perbaikan.
Artikel Terkait
- Jasa IPAL Mataram
- Pengelolaan Air Limbah Hotel di Lombok
- Teknik Sampling Air Limbah
- Sampling Grab vs Komposit
- Checklist Parameter & Baku Mutu
- PERTEK Lingkungan Mataram

0 Komentar