Monitoring lingkungan membutuhkan data.
Data tersebut dapat berasal dari hasil pengukuran, observasi lapangan maupun pengujian laboratorium.
Salah satu kegiatan penting adalah sampling lingkungan.
Sampling yang dilakukan dengan metode yang tepat membantu menghasilkan data yang dapat digunakan untuk evaluasi pengelolaan lingkungan.
Jenis Sampling
Sampling Air Limbah
Digunakan untuk mengetahui kualitas air limbah dari kegiatan.
Sampling Air Sumur Pantau
Dapat digunakan untuk memantau kondisi kualitas air tanah sesuai tujuan pemantauan.
Sampling Air Permukaan
Dapat dilakukan untuk kegiatan yang memiliki kewajiban pemantauan kualitas badan air.
Sampling Udara
Dapat dilakukan untuk parameter kualitas udara tertentu sesuai kebutuhan.
Sampling Emisi
Dilakukan pada sumber emisi tertentu dengan metode dan parameter yang sesuai.
Menentukan Titik Sampling
Titik sampling harus mempunyai alasan.
Misalnya sumur pantau dipilih berdasarkan arah aliran air tanah atau desain sistem pemantauan.
Untuk air limbah, titik dapat berkaitan dengan inlet atau outlet sistem pengolahan tergantung tujuan.
Menentukan Parameter
Parameter tidak boleh dipilih secara acak.
Perhatikan:
- jenis kegiatan;
- sumber dampak;
- karakteristik limbah;
- baku mutu;
- persetujuan lingkungan;
- persyaratan teknis;
- dan tujuan pemantauan.
Mengapa Baku Mutu Penting?
Hasil laboratorium tidak boleh dibaca sendirian.
Hasil perlu dibandingkan dengan baku mutu atau standar yang tepat untuk kegiatan dan media lingkungan yang diuji.
Karena baku mutu berbeda menurut kegiatan/media, jangan menggunakan satu daftar parameter untuk semua usaha.
Monitoring yang Konsisten
Monitoring yang baik dilakukan secara konsisten.
Contohnya:
Titik A → parameter tertentu → frekuensi tertentu → metode tertentu
Jika titik berubah tanpa alasan, perbandingan antarperiode dapat menjadi sulit.
Dokumentasi
Dokumentasikan:
- titik;
- tanggal;
- waktu;
- kondisi lapangan;
- metode;
- foto;
- nomor sampel;
- laboratorium;
- hasil.
Evaluasi Hasil
Setelah hasil laboratorium diterima:
- periksa identitas sampel;
- periksa parameter;
- periksa satuan;
- bandingkan dengan standar;
- lihat tren;
- identifikasi parameter yang bermasalah;
- cari sumber penyebab;
- tentukan tindakan perbaikan.
Sampling dan Kepatuhan
Sampling bukan hanya pekerjaan laboratorium.
Hasil sampling dapat menjadi bagian dari evaluasi kepatuhan terhadap komitmen lingkungan.
Karena itu, perusahaan perlu memastikan seluruh proses terdokumentasi.
FAQ
Apakah sampling air sumur pantau penting?
Untuk kegiatan yang memiliki sistem pemantauan air tanah, sampling dapat menjadi bagian penting dari monitoring sesuai dokumen dan kewajiban yang berlaku.
Apakah parameter sampling harus sama setiap tahun?
Idealnya konsisten sesuai kewajiban pemantauan, kecuali terdapat dasar perubahan.
Apakah semua usaha membutuhkan sumur pantau?
Tidak.
Apakah hasil laboratorium harus selalu di bawah semua angka?
Hasil harus dibandingkan dengan standar yang tepat untuk parameter dan kegiatan yang bersangkutan.
Butuh bantuan menyusun program sampling lingkungan?
PT. LPPL Lombok dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan sampling, titik pemantauan, parameter dan evaluasi hasil sesuai karakteristik kegiatan.
Artikel Terkait
- Sampling Air Sumur Pantau
- Teknik Sampling Air Limbah
- Sampling Grab vs Komposit
- Checklist Parameter & Baku Mutu
- Jasa IPAL Mataram
- Konsultan Lingkungan Mataram

0 Komentar